Rabu, 27 Mei 2015

Khimar Mentari


Khimar Mentari
Size M (120 cm)
       L (130 cm) 
        XL (150 cm)
Bahan Wolfis
Harga Rp. 60.000 - 70.000 (ecer)


#YukTutupAurat ^_^

Minggu, 24 Mei 2015

Sco Indonesia - Night Use


Night Use
Night UseSco Sanitary Pad Night Use : Digunakan pada saat sore atau malam saat wanita mendapat menstruasi. Kelebihan dan keunggulan Sco Sanitary Pad Night Use dibanding produk lain, dibuat dari bahan utama yakni serat fiber asli yang diproses dengan tekhnologi tinggi (canggih), sehingga menghasilkan bahan yang sangat halus, lembut serupa kapas. Bahan utamanya sama sekali tidak mengandung unsur kimiawi yang merugikan kesehatan, ditambah 17 ramuan herbal yang telah dipatenkanterbukti mencegah dan mengatasi problema kewanitaan, seperti sindroma menstruasi, dengan gejala nyeri dibawah perut, linu linu dipersendian, migrain, sakit sakit di berbagai anggota badan, mual, muntah, lesu, emosi tidak stabil. Dengan menggunakan Sco Sanitary Pad Night Use, semua problema kewanitaan tersebut hilang.
Produk lain yang biasa digunakan wanita pada umumnya saat datang bulan atau menstruasi, biasanya bahannya terdiri dari berbagai kertas bekas atau daur ulang yang diproses dengan bahan kimiawi, diputihkan (Bleaching), dilembutkan dan dilunakan, Hasil zat kimiawi tersebut berupa zat DIOXIN, yang menurut berbagai penelitian di dunia medis, memicu keluhan problema kewanitaan, dari keputihan, kista, myom, tumor dan kanker.
Pemakaian ketika haid, lebih fresh dan tidak mudah mengerut saat dipakai.

Khasiat:
Meredakan Nyeri perut ketika haid, nyeri pinggang, pusing, emosi tidak terkendali ketika haid, membuang gumpalan darah dalam rahim, mencegah endometriosis.
Fungsi lain:
Pembalut luka, atasi ambein / wasir, dapat dipakai pasca melahirkan (masa nifas), sebagai alat bantu untuk kompress panas demam, dll.

Sco Indonesia - Knowledge

"Knowledge"

 

Problema Wanita

Era Baru Perawatan Mahkota Wanita

Masalah Wanita

Gangguan Sewaktu haid

Masalah Pada Organ Kewanitaan

Mudah Terserang Penyakit

Wanita Tempo Dulu Jarang Terkena Masalah Kewanitaan

Menstruasi atau Datang Bulan

Zat Dioxin dan Serat Sintetis

Kongres Penelitian dan Keamanan Tampon

Zat DIOXIN yang Sangat Berbahaya

Bahan Kimia

Sco Indonesia - Legalitas Produk



Day Use


Night Use

























Pantyliner

Sco Indonesia - Tentang Pembalut

Tentang Pembalut
Tentang PembalutWanita dewasa  dalam  masa usia subur dan kondisi normal, setiap bulannya tentu akan mendapatkan haid atau menstruasi, di mana haid tersebut merupakan suatu proses fisiologi pada wanita yang datang secara berkala karena pengaruh hormon reproduksi.
Pada proses haid terjadi pelepasan selaput lendir atau lapisan endometrium rongga rahim yang menebal dan dikeluarkan melalui vagina.
Sejak dahulu kala kondisi pengeluaran darah secara berkala melalui vagina ini selalu menjadi permasalahan pada wanita karena kondisi tersebut sangat mengganggu aktifitas sehari-hari.
Oleh karena itu dicarilah berbagai macam cara untuk menampung darah haid tersebut, dari cara yang paling sederhana dengan menggunakan rumput-rumputan kering, pelepah daun papyrus, menggunakan alat yang berbentuk seperti mangkok dari kulit yang diletakkan di antara kedua  aki, sampai yang digunakan sekarang ini.
Pada keadaan sekarang ini fungsi pembalut bukan hanya untuk menampung darah haid saja, tetapi juga sangat berperan dalam kenyamanan pemakaiannya untuk melakukan aktifitas sehari-hari.

Di samping itu pembalut juga berfungsi untuk menjaga kebersihan organ reproduksi bagian luar karena kondisi kesehatan organ reproduksi wanita sangat dipengaruhi oleh pola hidup dan di antaranya adalah masalah kebersihan organ genital  yang tentunya tidak terlepas dari penggunaan pembalut.
Dewasa ini, pembalut tidak hanya digunakan pada saat haid, tetapi ada juga yang digunakan untuk pemakaian  sehari-hari  di luar masa haid yang dinamakan pantiliner.
Penggunaan pantyliner ini bertujuan untuk menjaga kebersihan organ genital.

Seiring dengan kemajuan teknologi maka pembuatan pembalutpun semakin mudah dan ada yang hanya dibuat dari bahan-bahan daur ulang seperti dari kertas-kertas bekas dan serbuk-serbuk kayu yang diolah menjadi bubur kertas dan kemudian dijadikan pembalut.
Pada proses pembuatan pembalut dari bahan daur ulang ini tentunya menggunakan bahan-bahan kimia untuk membersihkannya dan juga menggunakan bahan pemutih serta bahan pelembut agar pembalut tersebut berwarna putih bersih dan juga enak dipakai.

Pembalut S CoBila proses pemutihan (bleaching) ini menggunakan zat klorin,  maka di sinilah asal muasal yang menjadi masalah pada pembalut hasil daur ulang. Proses pemutihan dengan menggunakan klorin tersebut akan menghasilkan suatu zat sampingan yang bersifat super toksik dan dipercaya sebagai senyawa yang paling beracun yang pernah ditemukan manusia karena dapat menyebabkan kerusakan organ secara luas. Zat tersebut   dinamakan â€œdioxin”.
Dioxin juga dapat dihasilkan dari proses pembakaran sampah insenerasi, produksi samping industri pembuatan pestisida dan pulp.
Dioksin merupakan suatu zat yang sangat berbahaya dan kadarnya sangat rendah dan dihitung dalam pikogram atau “sepuluh pangkat minus duabelas gram” atau “satu per juta-juta gram”.

Kadar yang dapat ditolerir oleh tubuh manusia menurut EPA (Environtment Protection Agency) di Amerika Serikat adalah 0,006 pikogram  per kilogram berat badan.
Sangat kecil sekali.Karena kadarnya yang begitu rendah maka disinyalir belum ada laboratorium yang dapat mendeteksi adanya dioksin pada suatu pembalut.
Saking sangat berbahayanya zat dioksin ini maka dinyatakan kadar bahayanya hanya dibawah kadar bahaya limbah radioaktif.
Dioksin ini bersifat hidrofobik yaitu takut terhadap air dan dia akan mengendap dijaringan lemak. Bila dioksin ini jatuh ke air atau ke laut maka dia akan mencari tempat dibadan ikan atau makhluk air lainnya, dan di darat ia akan mencari badan hewan.

Tubuh manusia tidak dapat menghilangkan dioksin ini dari dalam tubuh karena di dalam tubuh manusia tidak ada mekanisme yang dapat menanggulangi efek dari dioksin.
Dioksin hanya dapat keluar atau berkurang kadarnya dari tubuh manusia melalui tiga cara, yaitu :
  • Melalui waktu paruh (chemical half time).
  • Melalui placenta dari ibu ke janin.
  • Melalui ASI (air susu ibu) ke bayi.
Jadi anak-anak pun sudah dapat terkontaminasi oleh dioksin yang didapatkan dari ibu yang mengandung  kadar dioksin di dalam tubuhnya.

Sco Indonesia - Product Knowledge 3

Toxic

Solusi Untuk Anda

Bio Herbal Sanitary Pad

Jenis-jenis Bio Herbal Sanitary Pad

Terobosan Bio Herbal Sanitary Pad

Ramuan Bio Herbal Sanitary Pad

Sertifikasi

Khasiat

Pabrik S.Co

Kesaksian Ibu Ike Pujiastuti

Kesaksian Ibu Sujilah

Sco Indonesia - Product Knowledge 2

Bahaya Zat Dioxin

Bahaya Zat Dioxin

Tahukah Anda

Kanker Mulut Rahim

Kanker Payudara

Kanker Ovarium

Tumor Uterus

Kista

Myom

Endometriosis